Penulisan Kalimat Langsung yang Tepat Adalah

Penulisan kalimat langsung yang tepat adalah biasanya dengan menggunakan tanda petik pada suatu tulisan. Jenis susunan kata ini bisa dikatakan sebagai sebuah sistem pengetahuan dasar yang harus dikuasai oleh setiap orang.

Menulisan sebuah kalimat langsung secara sistematis tidak boleh dilakukan dengan asal-asalan. Terutama bagi para penulis, tentu harus memperhatikan setiap tulisan buatannya. Jasa penulis artikel merupakan salah satu contoh harus memperhatikan setiap hasil tulisannya.

Pengertian Kalimat Langsung Menurut Para Ahli

Jenis kalimat ini adalah sebuah gramatika penyusunan kata secara cermat untuk menirukan sebuah ucapan seseorang. Proses pembuatannya ini dapat berupa kalimat tanya atau perintah yang dilakukan oleh seseorang.

Tata cara penulisan kalimat jenis ini dengan baik dan benar perlu dilakukan bagi siapa saja yang ingin menulis kalimat langsung termasuk bagi para jasa penulis artikel. Biasanya setiap pemakaiannya pasti ditandai dengan penggunaan tanda baca petik (“…”).

Menurut beberapa pendapat para ahli, definisi dari kalimat langsung adalah sebuah kalimat yang dituliskan dengan menirukan ucapan dari orang lain secara cermat menurut Kurniasari (2014).

Sedangkan menurut Wiyanto (2012) menyatakan adalah susunan yang ditulis dengan tujuan memberitahukan bagaimana ucapan yang dikatakan oleh pihak ketiga. Penulisan kalimat langsung dengan tepat adalah ditulis seperti apa adanya.

Ciri-ciri dan Cara Penulisan Kalimat Langsung yang Tepat Adalah

Ciri-ciri membedakan dengan tidak langsung adalah pada penulisan kata petikan yang akan diapit oleh tanda baca petik dua dan bukan tanda petik satu. Huruf pertama pada kata yang dipetik juga ditulis dengan huruf kapital.

Untuk menuliskan kalimat ini terdapat beberapa tata cara penulisan perlu diperhatikan. Pertama adalah kata petikan langsung diapit oleh dua tanda petik ganda (“…”). Kemudian pada akhir susunan kata ditandai dengan tanda baca koma, titik, tanda seru atau tanda tanya.

Penulisan kalimat langsung yang tepat adalah dengan meletakkan tanda petik penutup setelah tanda baca yang mengakhiri bagian susunan kata petikan langsung. Penulisannya juga harus menggunakan satu tanda spasi wajib.

Tanda spasi ini dibuat untuk memisahkan bagian kata lain dari kata petikan langsung. Di bagian kata lain wajib diakhiri dengan satu tanda koma. Hal ini dilakukan jika bagian kata lain terletak sebelum petikan langsung.

Ketentuan terakhir adalah apabila kata petikan tersebut dipotong dalam dua bagian, maka kata petikan berada pada bagian pertama perlu diawali huruf besar. Kata petikan langsung bagian kedua harus diawali dengan huruf kecil kecuali nama.

Beberapa contoh penulisan kalimat jenis ini yang tepat sebagai berikut (“Suaramu sangat indah sekali,” puji Diana). (Beno berkata “Jangan coba untuk ingkari janji!”). (“Apakah benar ini semua salahku?” tanya Andi).

Agar mulai terbiasa menulis dengan benar, maka Anda harus terus membaca dan rutin latihan menulis atau menjawab pertanyaan tentang kalimat langsung. Penulisan kalimat langsung yang tepat adalah salah satu cara memahami pengetahuan dasar ini.

Leave a Comment